PT. BESTPROFIT FUTURES MEDAN — Nilai tukar rupiah bertengger di Rp15.535 per dolar AS pada Kamis (7/12) pagi. Mata uang Garuda melemah 41 poin atau minus 0,26 persen dari posisi sebelumnya.
Mata uang di kawasan Asia terpantau bervariasi. Tercatat won Korea Selatan melemah 0,40 persen dan ringgit Malaysia minus 0,12 persen.

Sedangkan yen Jepang menguat 0,15 persen, dolar Singapura menguat 0,04 persen, peso Filipina menguat 0,02 persen, baht Thailand plus 0,02 persen, dan dolar Hong Kong menguat 0,02 persen.

Sedangkan mata uang negara maju menguat. Misalnya poundsterling Inggris menguat 0,01 persen, dolar Kanada menguat 0,02 persen, dan franc Swiss menguat 0,5 persen.

Baca artikel CNN Indonesia “Rupiah Lesu ke Rp15.535 Imbas Tertekuk Rebound Dolar AS” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20231206152941-78-1033715/rupiah-lesu-ke-rp15535-imbas-tertekuk-rebound-dolar-as.

Analis Pasar Uang Lukman Leong mengatakan rupiah melemah terhadap dolar AS yang melanjutkan rebound. Namun, pelemahan rupiah diperkirakan terbatas.

“Rupiah berpotensi berbalik menguat apabila data cadangan devisa Indonesia yang akan dirilis siang ini lebih baik dari perkiraan,” katanya kepada CNNIndonesia.com.

Hari ini, Lukman memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp15.450 per dolar AS – Rp15.550 per dolar AS.