Analisis Hormuz Redakan Inflasi, Dolar Tertahan di 99,6 - Data Pasar 2026-08-06

Analisis Hormuz Redakan Inflasi, Dolar Tertahan di 99,6 - Data Pasar 2026-08-06

Hormuz Redakan Inflasi, Dolar Tertahan di 99,6

Indeks Dolar AS bergerak di sekitar 99,67 pada perdagangan Kamis pagi (6/8), masih dekat level terendah tujuh pekan. Dolar tertekan oleh pelemahan data tenaga kerja AS dan meredanya kekhawatiran inflasi energi, tetapi belum mengalami penurunan besar karena risiko kenaikan suku bunga The Fed masih terbuka.
Sentimen muncul setelah Iran dan Oman menunjukkan kemajuan dalam pembentukan jalur pelayaran sementara di Selat Hormuz. Prospek pulihnya sebagian arus energi menekan Brent ke sekitar US$79,08 per barel dan WTI ke US$74,69, sehingga Pasar mengurangi ekspektasi pengetatan agresif The Fed. Namun, kesepakatan tersebut belum menjamin pembukaan penuh Hormuz dan masih menghadapi perbedaan mengenai pengawasan kapal.
Tekanan terhadap Dolar diperkuat oleh laporan ADP yang menunjukkan sektor swasta AS hanya menambah 44.000 pekerjaan pada Juli, terendah sejak awal tahun dan melambat dari 95.000 pada Juni. Pertumbuhan upah tahunan tetap berada di 4,4%, sehingga data tersebut menunjukkan perekrutan mendingin tetapi tekanan upah belum sepenuhnya hilang.
Namun, Gubernur The Fed Lisa Cook menegaskan bahwa dirinya siap mendukung kenaikan suku bunga apabila inflasi tidak segera melandai. Cook sebelumnya mendukung keputusan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50%–3,75%, tetapi menilai bank sentral tidak dapat menunggu terlalu lama apabila tekanan harga semakin mengakar.
Pasar kini menunggu laporan Nonfarm Payrolls pada Jumat untuk mengonfirmasi apakah perlambatan ADP benar-benar mencerminkan pelemahan tenaga kerja AS. Data yang lemah dapat semakin menekan Dolar dan yield Treasury, sedangkan laporan yang kuat berpotensi menghidupkan kembali ekspektasi kenaikan bunga serta membawa DXY kembali ke atas 100.
Analisis Newsmaker: Bias DXY masih bearish selama tertahan di bawah 99,90–100,00. Support terdekat berada di 99,50, kemudian 99,20. Penembusan di bawah 99,50 dapat memperpanjang pelemahan Dolar dan menopang Logam Mulia serta mata uang utama lainnya. Sebaliknya, DXY perlu menembus 100,00–100,20 untuk membuka pemulihan menuju 100,50. Arah berikutnya sangat bergantung pada hasil NFP, pertumbuhan upah, dan implementasi kesepakatan Hormuz.(gn)
Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.