
Dolar Naik Tipis, Pangkas Penurunan usai Laporan Serangan Iran
Indeks Dolar Bloomberg bergerak naik tipis menjelang sesi Selasa (26/5), ketika investor menimbang dampak serangan AS terhadap kapal-kapal Iran di tengah pembicaraan untuk memperpanjang gencatan senjata di Timur Tengah. Dalam kondisi ini, Pasar cenderung menempatkan risiko geopolitik sebagai penggerak utama jangka pendek.
Bloomberg Dollar Spot Index naik 0,1%, dengan Dolar menguat terhadap seluruh mata uang G10. Penguatan ini sejalan dengan permintaan safe haven yang kembali muncul setelah headline serangan, meski negosiasi disebut masih berjalan.
Serangan tersebut terjadi beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan negosiasi dengan Teheran mengenai kesepakatan sementara menunjukkan kemajuan. Kombinasi sinyal diplomasi dan eskalasi lapangan membuat arah Pasar lebih reaktif pada headline dibanding data.
Di Pasar Obligasi, US 10-year Treasuries memangkas kenaikan awal setelah laporan serangan. Yield sempat turun hingga 7 bps ke 4,49% dalam pergerakan “catch-up” usai libur publik AS pada Senin, sebelum kembali ke sekitar 4,5%.
Pelaku Pasar juga menunggu rilis Conference Board consumer confidence AS, dengan konsensus ekonom memperkirakan 92 untuk Mei dibanding 92,80 pada bulan sebelumnya. Namun beberapa analis menilai data ekonomi berisiko kalah pengaruh dibanding perkembangan geopolitik dalam waktu dekat.
Di Pasar valas, USD/JPY berkonsolidasi di 158,96 setelah Wakil Gubernur BOJ Ryozo Himino menekankan pentingnya menjaga kepercayaan Pasar dalam pengendalian inflasi melalui penyesuaian derajat pelonggaran. NZD/USD turun 0,3% ke 0,5852, sementara EUR/USD turun 0,1% ke 1,1635 dan GBP/USD melemah 0,1% ke 1,3489..(asd)
Sumber : Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
analisis teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.
