Analisis Aussie Melemah Terseret Penguatan Dolar AS - Data Pasar 2026-06-23

Analisis Aussie Melemah Terseret Penguatan Dolar AS - Data Pasar 2026-06-23

Aussie Melemah Terseret Penguatan Dolar AS

Dolar Australia kembali melemah pada perdagangan terbaru Selasa (23/06) dan bergerak di bawah level US$0,69. Pelemahan ini membawa Aussie menyentuh level terendah dalam sebelas minggu terakhir, seiring Penguatan Dolar Amerika Serikat yang masih berlanjut. Tekanan terhadap mata uang Australia juga meningkat karena pelaku Pasar bersikap hati-hati menjelang rilis data inflasi dan tenaga kerja domestik pekan ini.
Data inflasi Australia menjadi perhatian utama karena dapat memberi petunjuk apakah Reserve Bank of Australia atau RBA sudah selesai menaikkan suku bunga atau masih perlu melanjutkan kebijakan ketat. Inflasi utama pada Mei diperkirakan naik menjadi 4,4% dari 4,2% pada bulan sebelumnya. Sementara itu, inflasi inti diperkirakan naik tipis menjadi 3,5% dari 3,4%, yang berarti tekanan harga masih berada jauh di atas target bank sentral.
Selain inflasi, Pasar juga menantikan data tenaga kerja Australia. Jumlah pekerjaan baru pada Mei diperkirakan bertambah sekitar 25.000, sementara tingkat pengangguran diproyeksikan turun ke 4,4% setelah sebelumnya mencapai 4,5%, level tertinggi dalam empat setengah tahun terakhir. Setelah data inflasi dirilis, Deputi Gubernur RBA Andrew Hauser dijadwalkan memberikan pandangan mengenai prospek inflasi, sehingga pernyataannya berpotensi memengaruhi arah Aussie selanjutnya.
Di sisi lain, tekanan terhadap Dolar Australia juga datang dari Penguatan Dolar AS. Greenback terus mendapat dukungan karena Pasar memperkirakan Federal Reserve atau The Fed masih berpeluang menaikkan suku bunga tahun ini, setelah sejumlah pejabat bank sentral memberikan nada hawkish. Meski begitu, pelemahan Aussie sedikit tertahan oleh tanda-tanda awal kemajuan dalam negosiasi damai Amerika Serikat dan Iran, yang membantu menjaga minat terhadap aset berisiko. (asd)
Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

analisis teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.