
Perak Terbang! Sentuhan Geopolitik dan Fed Bikin Harganya Naik ke $83 per Ons
Harga Perak (XAG/USD) kembali naik untuk hari kedua berturut-turut, diperdagangkan sekitar US$83,10 per troy ounce saat sesi Asia pada Senin(12/1). Logam mulia ini semakin diminati investor karena dianggap aset safe-haven, terutama di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di berbagai belahan dunia.
Faktor utama yang mendorong permintaan Perak adalah protes nasional di Iran yang kini memasuki minggu ketiga, menelan ratusan korban jiwa. Presiden AS Donald Trump memperingatkan Teheran agar tidak menindak demonstran dengan kekerasan, sementara pejabat Iran memperingatkan kemungkinan intervensi AS atau Israel. Ketegangan ini membuat investor mencari perlindungan di logam mulia seperti Perak.
Selain itu, kekhawatiran terkait kebijakan Federal Reserve (The Fed) juga menambah daya tarik Perak. Data pekerjaan terbaru AS menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja lebih rendah dari ekspektasi, memicu spekulasi bahwa The Fed mungkin menurunkan suku bunga lagi tahun ini. Meskipun Pasar masih menilai kemungkinan The Fed mempertahankan suku bunga pada akhir Januari cukup tinggi, investor tetap berhati-hati.
Ketidakpastian global semakin diperparah oleh isu lain, seperti potensi penyelidikan kriminal terhadap Ketua Fed Jerome Powell terkait renovasi kantor pusat bank sentral. Gabungan faktor geopolitik dan ekonomi ini membuat Perak semakin diminati sebagai lindung nilai, dan para analis memperkirakan logam ini bisa terus naik jika ketegangan dunia tetap tinggi. (az)
Sumber: Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam Platform Trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.
