Analisis Dolar AS Menguat, Yen Tertekan-USD/JPY Melaju ke Level Tinggi - Data Pasar 2025-12-31

Analisis Dolar AS Menguat, Yen Tertekan-USD/JPY Melaju ke Level Tinggi - Data Pasar 2025-12-31

Dolar AS Menguat, Yen Tertekan-USD/JPY Melaju ke Level Tinggi

Pasangan USD/JPY bergerak naik sekitar 0,2% ke area 156,60 pada perdagangan akhir sesi Asia hari Rabu(31/12). Penguatan ini terjadi seiring meningkatnya nilai Dolar AS setelah rilis risalah pertemuan kebijakan Federal Reserve bulan Desember. Meski Pasar relatif sepi menjelang akhir tahun, minat beli terhadap Dolar masih terlihat cukup kuat.
indeks Dolar AS tercatat naik ke kisaran 98,30, level tertinggi dalam sepekan. Hal ini terjadi walaupun risalah FOMC menunjukkan bahwa para pejabat The Fed masih membuka peluang penurunan suku bunga lanjutan. Mereka menilai kebijakan yang lebih netral diperlukan untuk mencegah pelemahan Pasar tenaga kerja, dan Pasar kini memperkirakan pemangkasan suku bunga lanjutan akan terjadi pada 2026.
Di sisi lain, Yen Jepang berada di bawah tekanan karena pelaku Pasar meragukan Bank of Japan akan segera memperketat kebijakan moneternya. Dukungan Pemerintah terhadap belanja fiskal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi membuat yen kurang diminati. Meski demikian, pejabat BoJ memberi sinyal bahwa perubahan perilaku perusahaan terkait upah bisa membuka ruang penyesuaian kebijakan ke depan, namun Pasar belum sepenuhnya yakin dengan arah tersebut. (az)
Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.