Analisis Perak Dekati Rekor, Apa yang Memicu Reli Logam Mulia? - Data Pasar 2025-12-03

Analisis Perak Dekati Rekor, Apa yang Memicu Reli Logam Mulia? - Data Pasar 2025-12-03

Perak Dekati Rekor, Apa yang Memicu Reli Logam Mulia?

Perak terus stabil mendekati rekor tertingginya setelah naik sekitar 17% selama tujuh sesi terakhir. Reli ini terjadi karena para pedagang memperkirakan suku bunga AS akan lebih rendah, yang biasanya menguntungkan logam mulia. Sementara itu, harga Emas tetap datar setelah mengalami penurunan selama dua hari, mencerminkan Pasar yang menunggu arah kebijakan moneter baru dari Federal Reserve.
Investor menaruh perhatian pada kemungkinan pemotongan suku bunga oleh Ketua Federal Reserve yang baru serta data ekonomi AS yang akan dirilis bulan ini. suku bunga yang lebih rendah membuat Emas dan Perak lebih menarik karena logam mulia tidak memberikan bunga. Kenaikan harga baru-baru ini juga dipicu oleh ekspektasi Pasar akan pelonggaran moneter setelah masa jabatan Jerome Powell berakhir pada Mei mendatang.
Selain faktor suku bunga, pasokan Perak yang ketat turut mendukung harga logam putih ini. Volume Perak yang masuk ke London mencapai rekor bulan lalu, sementara persediaan di gudang terkait Bursa Berjangka Shanghai menyusut ke level terendah dalam satu dekade. Perak stabil di harga $58,47 per ons setelah mencapai rekor $58,84, sementara platinum dan paladium justru mengalami penurunan harga. (az)
Sumber: Newsmaker.id

Panduan Analisis Pasar Keuangan

Untuk sukses dalam trading dan Strategi Investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:

Analisis Fundamental

Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.

Analisis Teknikal

Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.

Manajemen Risiko

Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.