
USD/JPY melanjutkan reli ke level tertinggi
Yen Jepang (JPY) merosot secara keseluruhan pada hari Kamis, dengan USD/JPY menguat ke level tertinggi delapan setengah bulan setelah Bank of Japan (BoJ) mempertahankan suku bunga di 0,50%. Saat artikel ini ditulis, pasangan mata uang ini diperdagangkan di sekitar 154,16, naik hampir 0,90% hari ini.
BoJ kini telah mempertahankan suku bunga stabil selama lima pertemuan berturut-turut, menyusul kenaikan simbolis pada bulan Januari ketika suku bunga acuan dinaikkan dari 0,25% menjadi 0,50%, kenaikan pertama dalam tujuh belas tahun. Keputusan hari Kamis ini memperkuat pendekatan hati-hati bank sentral dalam mengarungi pemulihan yang rapuh di tengah tantangan eksternal.
Keputusan ini tidak bulat. Dalam pemungutan suara 7-2, anggota dewan Naoki Tamura dan Hajime Takata tidak setuju dan mendukung kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 0,75%. Gubernur BoJ Kazuo Ueda menyampaikan nada hati-hati dalam pernyataan pascakeputusannya, menyatakan bahwa bank sentral ingin “meluangkan waktu sedikit lebih lama untuk melihat bagaimana dampak Tarif AS akan memengaruhi perekonomian Jepang.”
Ia menambahkan bahwa para pembuat kebijakan akan “terus menaikkan suku bunga kebijakan jika perekonomian dan harga bergerak sesuai dengan perkiraan kami, seiring dengan perbaikan yang terjadi.” Ueda juga menekankan perlunya mengkaji lebih lanjut prospek pertumbuhan upah sebelum berkomitmen pada langkah-langkah pengetatan tambahan.
Ke depannya, para pedagang akan memantau secara ketat serangkaian data ekonomi Jepang yang akan dirilis pada hari Jumat, yang dapat memengaruhi ekspektasi untuk pertemuan kebijakan moneter terakhir BoJ tahun ini pada 18-19 Desember. Rilis data utama meliputi Indeks Harga Konsumen (IHK) Tokyo, Tingkat Pengangguran, Produksi Industri, Penjualan Ritel, dan angka Perdagangan Ritel yang disesuaikan secara musiman. Berdasarkan harga saat ini, Pasar swap memperkirakan probabilitas kenaikan suku bunga sekitar 25-30% pada pertemuan Desember.
Menambah pelemahan Yen, minat beli terhadap Dolar AS (USD) kembali meningkat menyusul pemangkasan suku bunga hawkish oleh Federal Reserve (Fed) pada hari Rabu. Meskipun The Fed memberikan pemangkasan sebesar 25 basis poin yang telah lama diantisipasi, Ketua Jerome Powell menekankan bahwa “penurunan lebih lanjut dalam suku bunga acuan pada pertemuan Desember bukanlah sesuatu yang pasti,” yang memperkuat sikap yang bergantung pada data.
Sebagai respons, Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, menguat ke level tertinggi tiga bulan, diperdagangkan di sekitar 98,53 pada saat artikel ini ditulis.(CP)
Sumber: Fxstreet
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam Platform Trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.
