
Poundsterling Terus Melemah terhadap Dolar AS
Poundsterling (GBP) melanjutkan pelemahannya terhadap Dolar AS (USD) untuk hari perdagangan ketiga pada hari Selasa. Pasangan GBP/USD terus merosot mendekati level 1,3370 karena Dolar AS melanjutkan pemulihannya di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok akan segera mencapai kesepakatan perdagangan.
Saat berita ini ditulis, Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, diperdagangkan 0,25% lebih tinggi mendekati level 98,85.
Pada hari Senin, Presiden AS Donald Trump menyatakan keyakinannya bahwa Tiongkok akan mencapai kesepakatan dengan Washington setelah pertemuannya dengan pemimpin Tiongkok Xi Jinping di sela-sela KTT Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik di Korea Selatan akhir bulan ini.
“Saya pikir kita akan mencapai kesepakatan yang fantastis dengan Tiongkok,” kata Trump dan menambahkan, “Ini akan menjadi kesepakatan perdagangan yang hebat. Ini akan fantastis bagi kedua negara, dan akan fantastis bagi seluruh dunia,” lapor Bloomberg.
Ketegangan perdagangan antara AS dan Tiongkok dipicu setelah Beijing mengumumkan kontrol ekspor mineral tanah jarang. Sebagai tanggapan, AS mengenakan Tarif tambahan 100% atas impor dari Tiongkok.(CP)
Sumber: Fxstreet
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
analisis fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.
