PT. BESTPROFIT FUTURES MEDAN – Harga minyak dan gas alam naik tajam pada Senin (18/12). Hal itu karena perusahaan energi besar Inggris, British Petroleum (BP) akan menghentikan semua pengiriman melalui Laut Merah akibat meningkatnya serangan terhadap kapal komersial oleh militan Houthi dari Yaman.

“Mengingat memburuknya situasi keamanan pengiriman di Laut Merah, BP memutuskan untuk menghentikan sementara semua transit melalui Laut Merah,” kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan dikutip dari CNN, Selasa (19/12/2023).

“Kami akan terus meninjau jeda pencegahan ini, tergantung pada keadaan yang berkembang di wilayah ini,” tambahnya.

Keputusan yang diambil BP mengikuti langkah serupa yang dilakukan oleh perusahaan pelayaran besar. Para analis telah memperingatkan bahwa keputusan ini dapat berdampak pada rantai pasokan global dan meningkatkan biaya pengangkutan barang.

Minyak membukukan kenaikan tajam di tengah berita tersebut. Minyak mentah Brent naik 2,7% menjadi US$ 78,64 per barel pada pukul 11.15 ET. Minyak AS naik 2,8% menjadi US$ 73,44 per barel.

Berita tersebut juga mempengaruhi pasar gas alam. Harga acuan bahan bakar di Eropa melonjak 7,7% menjadi di atas US$ 39,04 per megawatt jam. Nilai tersebut sebagian kecil dari nilai tertinggi sepanjang masa sebesar US$ 349,24 per megawatt jam yang tercatat pada Agustus 2022.

Seperti diketahui, serangan udara oleh kelompok Houthi yang didukung Iran, yang mendukung Hamas dan rakyat Palestina semakin sering terjadi sejak pecahnya perang Israel-Hamas. Para militan mengklaim serangan itu sebagai balas dendam terhadap Israel.